Abstract
Salah satu kegiatan penambangan batubara adalah penggalian batuan penutup. Batuan ini umumnya tidak bernilai ekonomis yang membungkus atau mengelilingi sebuah cadangan mineral atau batubara. Batuan penutup yang mengandung mineral sulfida sangat rentan terhadap air karena dapat membentuk air asam tambang (AAT) yang dapat mengurangi kualitas lingkungan. Oleh karena itu, keberadaan air perlu diminimalisasi di dalam timbunan batuan penutup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakateristik kurva retensi air tanah (WRC) pada model lapisan timbunan batuan penutup. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil model timbunan batuan penutup yang terletak pada tambang batubara di PT. Berau Coal, Kalimatan Timur. Objek yang diteliti adalah lapisan permukaan timbunan dengan ketebalan 30 cm. Kadar air dibaca dengan menggunakan sensor dengan skala waktu. Hasil penelitian diperoleh kurva retensi air tanah (WRC) pada timbunan batuan penutup memiliki karakteristik yang mendekati material pasir yang memiliki daya serap yang besar dan daya tarik menarik antara partikel batuan dan air yang tinggi.
Cite
CITATION STYLE
Oktarini, Y. (2021). ESTIMASI KURVA RETENSI AIR PADA BATUAN PENUTUP TAMBANG BATUBARA. JURNAL HADRON, 3(2), 44–49. https://doi.org/10.33059/jh.v3i2.4372
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.