Abstract
Pulau Panjang, salah satu pulau di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memiliki potensi perikanan tangkap yang besar. Hasil samping tangkapan ikan dikelola istri nelayan untuk bahan baku produksi kemplang ikan. Namun perkembangan usaha kemplang ikan belum optimal dengan berbagai kendalanya. Tim pengabdian Universitas Bangka Belitung berupaya membantu pengolah kemplang di Pulau Panjang memperbaiki produksi dan kemasan. Pengabdian dilakukan melalui sosialisasi dan pelatihan. Sosialisasi terlaksana untuk menyampaikan good manufacturing practice (GMP) dan sanitasi dalam produksi kemplang, sementara pelatihan dilakukan pada penggunaan alat potong dan pengemasan produk kemplang. Alat pemotong kemplang dapat mengatur ketebalan dan menyeragamkan irisan kemplang. Pengemasan standing pouch dan penggunaan sealer dapat meningkatkan daya simpan kualitas kemplang dan memberikan tampilan yang menarik. Implementasi teknologi produksi dan pengemasan dapat diterima oleh pelaku usaha pembuatan kemplang ikan di Pulau Panjang.
Cite
CITATION STYLE
Ardiansyah Kurniawan, Tiara Puspa Anjani, Denny Saputra, Zindi Sapeti Sari, Andika Saputra, Uswatun Khasana, … Eva Lestari. (2023). Implementasi Teknologi Produksi dan Kemasan pada Usaha Kemplang Ikan di Pulau Panjang, Bangka Selatan. JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 4(3), 466–474. https://doi.org/10.37339/jurpikat.v4i3.1368
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.