PENGARUH KANGOROO MOTHER CARE TERHADAP MATERNAL ATTACHMENT PADA IBU DENGAN BAYI BARU LAHIR RENDAH/ PREMATUR

  • Puspitarini Z
  • Sugiarti
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

ASI adalah cairan biologis yang kompleks dan makanan yang ideal untuk neonates. Neonatus yang lahir sebelum usia kehamilan 37 minggu disebut bayi prematur. Kelahiran bayi prematur dikaitkan dengan beberapa masalah, seperti sering masuk rumah sakit, infeksi, apnea dan lain-lain. Bayi berat lahir rendah, dalam hal ini bayi kurang bulan, kehilangan kesempatan untuk mempersiapkan diri hidup diluar uterus yang biasanya terjadi pada trimester ketiga. Maternal attachment (kelekatan ibu) terbentuk selama hari pertama pascapersalinan dan merupakan dasar dari hubungan ibu-bayi. Persepsi ibu terhadap bayinya dipengaruhi secara positif saat melihat, menyentuh, dan berinteraksi dengan bayinya. Perawatan metode kanguru adalah salah satu intervensi yang diberikan untuk memfasilitasi dan menjaga ibu dan bayi tetap bersama. PMK memiliki banyak efek positif pada ibu-bayi, sehingga implementasi PMK sangat penting untuk dioptimalkan. Penelitian ini menggunakan rancangan one group pre test post test design, pengambilan sampel dengan teknik consecutive sampling. Hasil penelitian ini adalah terdapat perbedaan kelekatan ibu (maternal attachment) dan bayi antara sebelum dan sesudah dilakukan perawatan metode kangguru pada bayi dengan berat lahir rendah dan atau bayi yang lahir prematur

Cite

CITATION STYLE

APA

Puspitarini, Z., & Sugiarti. (2024). PENGARUH KANGOROO MOTHER CARE TERHADAP MATERNAL ATTACHMENT PADA IBU DENGAN BAYI BARU LAHIR RENDAH/ PREMATUR. Jurnal Kesehatan Mahardika, 11(1). https://doi.org/10.54867/jkm.v11i1.198

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free