Abstract
AbstrakTulisan ini mengkaji tentang masyarakat Madura yang dikenal dengan kepatuhan dalam menjalankan ajaran agama Islam. Karenanya, Madura dapat dikatakan identik dengan Islam, meskipun tidak semua orang Madura memeluk agama Islam. Dengan begitu Madura memiliki banyak pondok pesantren dengan beragam budaya didalamnya. Pondok pesantren sendiri memiliki nilai kepatuhan santri terhadap kyai, khususnya dalam perilaku kesopanan (ahlak). Di mata santri, kyai diidentifikasi sebagai sosok figur kharismatik dan model (uswah) dari sikap dan tingkah laku, serta figur ideal sebagai penyambung silsilah keilmuan para ulama pewaris ilmu masa kejayaan Islam. Metode Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis empiris , dengan jenis penelitian etnografi yang merupakan suatu kajian tentang kehidupan dan kebudayaan suatu masyarakat atau etnis. Hasil penelitian tentang interaksi antara santri dan kyai dalam kehidupan masyarakat Madura dapat dilihat pada 3 pola interaksi yaitu; (1) Pola interaksi antara santri dengan kyai dalam lingkungan pesantren, (2) Pola Interaks santri dengan kyai/ustadz, (3) Pola interaksi sosial Santri dengan Masyarakat sekitar Pondok PesantrenKata kunci: Santri, Kyai, Pondok Pesantren, Madura
Cite
CITATION STYLE
Wulandari, A. P. (2023). TELAAH TERHADAP INTERAKSI SANTRI DENGAN KYAI DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT MADURA. Jurnal Yustitia, 23(2). https://doi.org/10.53712/yustitia.v23i2.1710
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.