Konstruksi Sosialisasi Nilai: Perspektif Remaja dan Orangtuanya

  • Alfaruqy M
  • Dewi A
  • Emeralda V
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengkonstruk nilai-nilai dan proses sosialisasi pada keluarga Indonesia. Penelitian yang didesain dengan paradigma indigenous psychology ini menggunakan pendekatan grounded theory. 431 remaja dan orangtuanya dilibatkan sebagai partisipan penelitian. Hasil menunjukkan bahwa nilai yang orangtua sosialisasikan kepada anak remaja ialah nilai personal (67,92%), interpersonal (19,54%), dan ketuhanan (11,92%). Remaja mempersepsi dengan proporsi yang berbeda yaitu nilai personal (64,71%), interpersonal (25,29%), dan ketuhanan (8,63%). Sosialisasi nilai bersifat multiproses yang meliputi pemberian keteladanan, pemahaman satu arah, pemahaman dua arah, ajakan pada manifestasi perilaku, pembiasaan manifestasi perilaku, peringatan konsistensi perilaku, dan pemberian umpan balik. Sosialisasi cenderung menempatkan orangtua sebagai actor control. Penelitian ini berimplikasi pada urgensi relasi harmonis orangtua- remaja dalam proses sosialisasi nilai-nilai luhur.

Cite

CITATION STYLE

APA

Alfaruqy, M. Z., Dewi, A. C., & Emeralda, V. T. (2022). Konstruksi Sosialisasi Nilai: Perspektif Remaja dan Orangtuanya. Psychocentrum Review, 4(1), 55–66. https://doi.org/10.26539/pcr.41816

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free