PENYAKIT KARAT TUMOR PADA SENGON (Paraserianthes falcataria (L) Nielsen) DI PERKEBUNAN GLENMORE BANYUWANGI, JAWA TIMUR

  • Anggraeni I
N/ACitations
Citations of this article
68Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sengon (Paraserianthes falcataria (L) Nielsen), salah satu jenis tanaman yang sudah sejak lama diusahakan di kawasan hutan tanaman, hutan rakyat dan perkebunan di Pulau Jawa maupun di luar Pulau Jawa. Saat ini masalah utama yang dihadapi dalam pengembangan sengon adalah adanya serangan penyakit karat tumor yang disebabkan oleh fungi Uromycladium tepperianum. Sehubungan dengan hal tersebut di atas maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik penyakit, gejala penyakit, persentase kejadian penyakit (disease incidence), intensitas penyakit (diseases severity), dan uji pengendalian pendahuluan menggunakan berbagai fungisida sintetik yang berbahan aktif difenokonazol 250 g/l, tembaga hidroksida 82,4 g/l, metil tiofanat 500g/l, propineb 70%, klorotalonil 75%. Selain fungisida sintetik juga digunakan beberapa bahan yang mudah di dapat oleh pengelola yaitu larutan spirtus, kapur campur garam dengan perbandingan 10 : 1 dan belerang campur kapur dengan perbandingan 1 : 1. Penelitian dilaksanakan di areal perkebunan PT. Glenmore, Banyuwangi Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi perlakuan fungisida sintetik tidak efektif sedangkan penggunaan campuran belerang dan kapur dapat mencegah dan mengendalikan karat tumor.

Cite

CITATION STYLE

APA

Anggraeni, I. (2009). PENYAKIT KARAT TUMOR PADA SENGON (Paraserianthes falcataria (L) Nielsen) DI PERKEBUNAN GLENMORE BANYUWANGI, JAWA TIMUR. Jurnal Penelitian Hutan Tanaman, 6(5), 311–321. https://doi.org/10.20886/jpht.2009.6.5.311-321

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free