Kualitas Hidup Penderita Hipertensi Di Puskesmas Sedayu II Bantul, Yogyakarta

  • Yulitasari B
  • Maryadi M
  • Anggraini A
N/ACitations
Citations of this article
208Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang dianggap sebagai penyebab utama kematian dan kecacatan. Angka kejadian hipertensi meningkat pesat setiap tahunnya. Akibat yang ditimbulkan dari hipertensi selain masalah sosial ekonomi juga mempengaruhi kualitas hidup penderita. Kualitas hidup merupakan persepsi seseorang mengenai kehidupannya, meliputi aspek budaya, sistem nilai tempat dimana ia berada, harapan, standar dan tujuan hidup penderita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Kualitas Hidup Penderita Hipertensi di Puskesmas Sedayu II Bantul, Yogyakarta.  Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif dengan rancangan Mixed Methodology. Sampel kuantitatif berjumlah 60 orang dan sampel kualitatif berjumlah 3 orang. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner kualitas hidup WHOQOL-BREFF dan panduan wawancara. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa kualitas hidup 80% penderita hipertensi secara umum baik dan 20% buruk. Domain fisik baik (75%), aktivitas fisik terganggu ketika hipertensi kambuh. Domain Psikologis baik (88,3%), tidak terdapat perubahan penampilan dan masih percaya diri. Domain sosial baik (81,7%), hubungan dengan keluarga dan masyarakat baik. Kesimpulan dari penelitian ini gambaran kualitas hidup penderita hipertensi di Puskesmas Sedayu II Bantul tergolong baik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Yulitasari, B. I., Maryadi, M., & Anggraini, A. N. (2021). Kualitas Hidup Penderita Hipertensi Di Puskesmas Sedayu II Bantul, Yogyakarta. Faletehan Health Journal, 8(02), 77–83. https://doi.org/10.33746/fhj.v8i02.247

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free