Abstract
Endapan ernas epitermal dilingkungan batuan vulkanik adalah hampir selalu berasosiasi dengan batuan vulkanik calc-alkaline dan batuan intrusi, eberapa memperlihatkan suatu hubungan yang erat dengan batuan vulkanik alkali.Endapan emas epiterrnal bentuknya adalah sangat bervariasi, dari vein-vein kuarsa tipis sampai deposit endapan disseminated yang besar, dan terdapat dalam lingkungan geologi yang berbeda, oleh karena itu mereka memperlihatkan suatu rentang yang lebar dari signatures geokimia dan geofisika, juga ciri-ciri tonal pengindraan jauhDi Kelian, Indonesia, endapan berasosiasi dengan batuan andesit Oligosen Atas Miosen Bawah, piroklastik Eosen Atas (?) dan sedikit riolit, dan beberapa basal Plio-Pleistosen. la terletak pada suatu tren regional utara-timur yang juga mengandung mineralisasi epitermal signifikan di G. Muro dan G. Masuparia. Mineralisasi terjadi di tepi dari suatu tubuh andesit yang mengintrusi satuan batuan pyroklastik Eosen, dan batuan andesit yang terkekarkan, batuan tufa, dan bermacam-macam breksi.
Cite
CITATION STYLE
Sumardi, E. (2009). TINJAUAN EMAS EPITERMAL PADA LINGKUNGAN VOLKANIK. Buletin Sumber Daya Geologi, 4(2), 24–36. https://doi.org/10.47599/bsdg.v4i2.178
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.