Gambaran Adversity Quotient Pada Wirausahawan Muda Suku Dayak di Kalimantan Timur

  • Sulistyani N
  • Imawati D
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Adversity quotient sangat penting bagi wirausahawan untuk menunjukkan ketangguhan dalam menghadapi masalah usaha. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran adversity quotient pada wirausahawan muda dari suku Dayak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Metode analisis data pada penelitian ini menggunakan metode analisis model Miles dan Huberman. Subjek penelitian dipilih dengan menggunakan teknik sampel purposif. Subjek penelitian adalah 2 orang wirausahawan bersuku Dayak. Hasil penelitian ini adalah kedua responden penelitian memiliki adversity quotient karena berhasil mengatasi masa-masa sulit dan penuh tekanan, mengatasi persaingan usaha dan masalah di dalam lingkungan kerja. Kedua responden menggambarkan dirinya sebagai wirausahawan yang mampu maju dan berkecimpung dalam dunia wirausaha dan menjadi pengusaha dari suku Dayak yang sukses. Adapun faktor yang mempengaruhi berkembangnya adversity quotient mencakup karakteristik individu, kondisi lingkungan, dan faktor budaya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sulistyani, N. W., & Imawati, D. (2024). Gambaran Adversity Quotient Pada Wirausahawan Muda Suku Dayak di Kalimantan Timur. MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(2), 895–903. https://doi.org/10.60126/maras.v2i2.300

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free