Kajian Kritis Al-Dakhil dari Jalur Teologi Mu’tazilah, Syi’ah dan Khawarij

  • Andini A
  • Triastuty N
  • Sahputra H
N/ACitations
Citations of this article
20Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Al-Dakhil adalah istilah untuk ajaran atau pemikiran asing yang masuk ke dalam Islam dan bisa merusak pemahaman yang benar. Artikel ini membahas bagaimana tiga kelompok teologi Islam—Mu’tazilah, Syiah, dan Khawarij—melihat dan menilai hal-hal yang dianggap sebagai al-Dakhil. Setiap kelompok punya cara pandang yang berbeda: Mu’tazilah menggunakan akal dan logika untuk menilai ajaran; Syiah menilai berdasarkan ajaran para imam mereka; sementara Khawarij sangat ketat dan berpegang kuat pada teks agama. Kajian ini menunjukkan bahwa perbedaan cara pandang ini dipengaruhi oleh latar belakang sejarah dan keyakinan masing-masing kelompok. Penelitian ini penting untuk memahami bagaimana ajaran Islam dipertahankan dari pengaruh luar dan mengapa perbedaan tafsir bisa terjadi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Andini, A., Triastuty, N., & Sahputra, H. (2025). Kajian Kritis Al-Dakhil dari Jalur Teologi Mu’tazilah, Syi’ah dan Khawarij. EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, 5(2), 577–583. https://doi.org/10.56832/edu.v5i2.1270

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free