Abstract
Kerusakan pada ginjal disebabkan peningkatan stress oksidatif dari zat kimia. Daun Afrika (Vernonia amygdalina Delile.) mengandung flavonoid yang mempunyai aktivitas sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek nefroterapi ekstrak etanol daun afrika (Vernonia amygdalina Delile) dengan parameter ureum pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus) yang diinduksi gentamisin. 18 ekor tikus dibagi menjadi 6 kelompok yaitu kelompok normal, Kontrol negatif (gentamisin 80 mg/kgBB), kontrol positif (Suplemen asam amino), dan kelompok yang diberikan ekstrak etanol daun afrika (Vernonia amygdalina Delile) masing-masing dosis 100 mg/kgBB, 250 mg/kgBB, 500 mg/kgBB. Model hewan nefrotoksik dibuat dengan penginduksian gentamisin 80 mg/kgBB secara intraperitonial selama 8 hari dilanjutkan dengan terapi ekstrak etanol daun afrika selama 14 hari. Selanjutnya, pengukuran kadar ureum tikus dilakukan dengan human analyzer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun afrika dosis 500 mg/kgBB memiliki efek nefroterapi yang paling efektif dalam menurunkan kadar ureum tikus putih jantan
Cite
CITATION STYLE
Azizah, R. N., Santi, I., & Marlian, A. (2019). Uji Nefroterapi Ekstrak Etanol Daun Afrika (Vernonia amygdalina Delile) dengan Parameter Ureum Tikus Putih Jantan yang Diinduksi Gentamisin. Window of Health : Jurnal Kesehatan, 162–169. https://doi.org/10.33096/woh.v2i2.644
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.