Perbedaan Terapi Murottal dan Pemberian Air Kelapa Muda Dalam Menurunkan Tekanan Darah Pada Klien Hipertensi

  • Ani Nuraeni
N/ACitations
Citations of this article
68Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistemik secara persisten yang ditunjukkan dengan hasil pengukuran lebih dari 140/90 mmHg. Penyebab hipertensi yaitu faktor genetik, konsumsi diet tinggi garam, obesitas, dan stres. Upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi dapat dilakukan dengan menggunakan terapi komplementer seperti terapi murottal dan pemberian air kelapa muda. Metode studi kasus menggunakan metode deskriptif dengan tujuan mengidentifikasi perbedaan hasil pengukuran tekanan darah pada klien hipertensi setelah diberikan intervensi terapi murottal dan air kelapa muda. Subjek studi kasus sebanyak 4 orang yang telah terdiagnosa hipertensi dan dibagi menjadi kelompok intervensi terapi murottal dan intervensi pemberian air kelapa muda. Hasil studi kasus menunjukkan adanya penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik setelah diberikan intervensi terapi murotal dan pemberian air kelapa muda. Hasil studi kasus ini merekomendasikan perlu dilakukan riset lanjutan dengan metode quasi eksperiment dan jumlah responden yang lebih banyak untuk membuktikan efektifitas dari intervensi terapi murottal dan pemberian air kelapa muda.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ani Nuraeni. (2020). Perbedaan Terapi Murottal dan Pemberian Air Kelapa Muda Dalam Menurunkan Tekanan Darah Pada Klien Hipertensi. Buletin Kesehatan: Publikasi Ilmiah Bidang Kesehatan, 4(2), 63–79. https://doi.org/10.36971/keperawatan.v4i2.75

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free