Efek Temperatur Pembakaran Biochar Kayu Putih (Eucalyptus alba) dan Frekuensi Penyiraman Kompos Teh terhadap Pertumbuhan dan Hasil Selada Darat (Lactuca saiva L.) Pada Tanah Vertisol

  • Mau A
N/ACitations
Citations of this article
31Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tipe tanah di lahan kering, didominasi oleh tanah vertisol. Tanah vertisol merupakan tanah dengan kandungan klei tinggi dan mempunyai karakteristik mengembang dan mengerut secara periodik, yang mana mengembang pada saat basah dan mengerut pada saat kering. Karena sifat tanah maka diperlukan bahan pembenah tanah agar agregasi dan aerasi tanah meningkat sehingga penyerapan air pada lapisan bawah permukaan tanah vertisol menjadi maksimal. Akar selada yang dangkal dan halus membutuhukan agregasi dan aerasi tanah vertisol yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek temperatur pembakaran biochar kayu putih (Eucalyptus alba) dan frekuensi pemberian teh kompos dalam pertumbuhan dan hasil tanaman selada (Lactuca sativa L.) pada tanah vertisol. Penelitian ini merupakan percobaan lapangan dilaksanakan pada bulan Maret sampai Mei 2019 di kebun percobaan Fakutltas Pertanian Uversitas Timor, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kelurahan Sasi, Kabupaten Timor Tengah Utara. Penelitian ini mengunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 faktorial dengan faktor pertama suhu pembakaran bahan baku biochar yang terdiri dari 3 aras yaitu 350oC, 450oC dan 550oC. Faktor kedua adalah frekuensi penyiraman kompos teh yang terdiri dari tanpa teh kompos, satu kali peyiraman dalam seminggu, 2 kali penyiraman dalam seminggu dan 3 kali penyiraman dalam seminggu. Sehinggga dalam penelitian ini terdapat 12 unit percobaan yang diulang sebanyak 5 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan suhu pembakaran biochar dan frekuensi penyiraman kompos teh berpengaruh nyata pada pengamatan tinggi tanaman 35 hst, jumlah daun 35 hst, dan berat segar total tanaman. Biochar kayu putih (eucalyputus alba) yang diarangkan pada temperatur 350oC memberi efek terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada. Frekuensi penyiraman teh kompos 1 kali seminggu memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada (Lactuca sativa L.).

Cite

CITATION STYLE

APA

Mau, A. (2021). Efek Temperatur Pembakaran Biochar Kayu Putih (Eucalyptus alba) dan Frekuensi Penyiraman Kompos Teh terhadap Pertumbuhan dan Hasil Selada Darat (Lactuca saiva L.) Pada Tanah Vertisol. Savana Cendana, 6(03), 40–44. https://doi.org/10.32938/sc.v6i03.935

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free