Phytoremediation of Contaminated Land at Medan Industrial Area by Ornamental Plants

  • Sidauruk L
N/ACitations
Citations of this article
87Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pengembangan kawasan industri di Kota Medan, Sumatera Utara berdampak kepada meningkatnya pencemaran tanah oleh logam berat di kawasan tersebut. Fitoremediasi adalah sebuah teknologi yang inovatif, efektif dari aspek biaya, aman dan secara estetika dapat diterapkan untuk jangka panjang. Aspek penting yang perlu dicatat adalah tanaman tidak boleh digunakan untuk tanaman konsumsi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan teknologi fitoremediasi dengan menguji beberapa  tanaman hias yang berbeda yang ditanam pada tanah dengan tingkat kontaminasi yang berbeda. Penelitian ini menguji delapan jenis tanaman hias yaitu: Sanseviera trifasciata, Dracaena fragrans, Diffenbachia sp, Phylodendron hederaceam, Agave sp.Codiatum variegatum, Anthurium crystallium dan Chrysalidocarpus lutescens . Parameter yang diamati adalah produksi biomassa dan penyerapan logam berat oleh tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan produksi biomassa terbesar terdapat pada tanaman  Diffenbachia sp. diikuti oleh Codiatum variegatum, Chrysalidocarpus lutescens, Sanseviera trifasciata dan Dracaena fragrans .  Serapan logam berat paling tinggi terdapat pada tanaman Codiatum

Cite

CITATION STYLE

APA

Sidauruk, L. (2015). Phytoremediation of Contaminated Land at Medan Industrial Area by Ornamental Plants. Jurnal Pertanian Tropik, 2(2), 178–186. https://doi.org/10.32734/jpt.v2i2.2901

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free