Abstract
Tembakau dalam rokok termasuk obat legal yang dapat menyebabkan kematian bagi yang mengonsumsinya. Sampai saat ini merokok dapat menyebapkan berbagai komplikasi yang berdampak pada kesehatan seperti kanker dan penyakit jantung. Teori perilaku seperti halnya TPB (Theory of Planned Behavior) merupakan salah satu teori keperawatan berbasis perilaku yang memungkinkan terjadinya perubahan perilaku untuk meminimalkan dampak dari merokok. Dan sampai saat ini belum ada instrumen terstandar yang mengukur perilaku merokok seseorang aplikasi dari TPB. Oleh krena itu, studi ini akan mengembangkan instrumen perilaku merokok model TPB. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimen secara cross sectional melalui uji validitas dan reliabilitas yang dilakukan dalam 4 tahap : review literature, pengembangan instrumen, Content Validity Indeks dan Internal consistency reliability. Uji reliabilitas dilakukan pada 93 resonden yang diambil secara accidental sampling dengan kriteria pria perokok usia 15 s.d 60 tahun, tidak ada riwayat penyakit kerena rokok, bersedia menjadi partisipan serta mampu membaca dan menulis. Analisis Internal consistency reliability melalui nilai Cronbach’s Alpha. Hasil penelitian bahwa sebanyak 40 item instrumen yang telah dikembangkan, dengan rata-rata nilai I-CVI dari 4 orang pakar adalah 0.75-1.0. Sedangkan nilai Cronbach’s Alpha rata-rata mencapai 0.870. Instrumen perilaku merokok yang mengukur komponen TPB yang telah dikembangkan adalah valid dan reliabel.
Cite
CITATION STYLE
Narmawan, N., & Narmi, N. (2021). Pengembangan Instrumen Perilaku Berhenti Merokok : Model Theory of Planned Behavior. Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan, 9(3), 425. https://doi.org/10.20527/dk.v9i3.9395
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.