Pengaruh Fomo, Literasi Keuangan, dan Herding Behavior terhadap Keputusan Investasi Saham Generasi Z di Era Digital dengan Financial Self-Efficacy sebagai Variabel Moderasi (DKI Jakarta)

  • Maimunah L
  • Julito K
  • Subekti K
N/ACitations
Citations of this article
77Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh fear of missing out (fomo), literasi keuangan, dan herding behavior terhadap keputusan investasi saham generasi Z di DKI Jakarta, dengan financial self-efficacy sebagai variabel moderasi. Penelitian dilakukan terhadap 200 responden Generasi Z yang aktif berinvestasi di pasar modal. Hasil regresi menunjukkan bahwa ketiga variabel independen berpengaruh positif dan signifikan, dengan herding behavior sebagai faktor dominan. Moderated Regression Analysis (MRA) financial self-efficacy memperkuat pengaruh FOMO dan literasi keuangan, namun melemahkan pengaruh herding behavior. Secara simultan, model penelitian terbukti fit dengan peningkatan nilai determinasi (R Square) dari 69,2% menjadi 74,2% setelah variabel moderasi ditambahkan. Temuan ini menegaskan bahwa partisipasi investasi sehat di kalangan Generasi Z tidak hanya membutuhkan literasi keuangan, tetapi juga kepercayaan diri finansial agar mereka mampu mengambil keputusan secara mandiri dan rasional.

Cite

CITATION STYLE

APA

Maimunah, L., Julito, K. A., & Subekti, K. V. (2026). Pengaruh Fomo, Literasi Keuangan, dan Herding Behavior terhadap Keputusan Investasi Saham Generasi Z di Era Digital dengan Financial Self-Efficacy sebagai Variabel Moderasi (DKI Jakarta). Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 7(2), 1363–1382. https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i2.7781

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free