Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan hasil belajar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian kuantitatif (quasi eksperimen). Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V dengan jumlah peserta didik sebanyak 70 peserta didik terdiri dua kelas (VA dan VB). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes, lembar observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan yaitu uji deskriptif (mean, median, modus dan standar deviasi) dan uji inferensial (Normalitas, Homogenitas dan Manova). Berdasarkan analisis data menggunakan SPSS 25 bahwa uji normalitas kemampuan bepikir kritis dengan menggunakan Kolmogorov-Smirnov yaitu sig > 0,05 dari hasil pretes dan posttest kelas kontrol dan eksperimen dan uji homogenitas menggunakan based mean adalah sig > 0,05 dari hasil pretes dan posttest kelas kontrol dan eksperimen sedangkan uji manova diperoleh menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000. 0,000 < 0,05 maka ?? ditolak dan ?? diterima. Berdasarkan hal tersebut maka dapat disimpulkan bahwa terdapat Pengaruh Model CTL Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis IPA di Tingkat Sekolah Dasar Konsep Perubahan Wujud Benda.
Cite
CITATION STYLE
Sulnas, D. E., Kune, S., & Sukmawati, S. (2023). Pengaruh Model Contextual Teaching And Learning (CTL) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik. Elementary: Jurnal Iilmiah Pendidikan Dasar, 9(2), 34–45. https://doi.org/10.32332/elementary.v9i2.7605
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.