Perbandingan Mazhab Tentang Bacaan Basmalah Dalam Shalat Dan Relevansinya Bagi Praktik Ibadah Di Indonesia

  • Setyowati N
  • Bachtiar M
  • Afidah T
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
19Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini mengkaji perbedaan pandangan empat mazhab fiqh yaitu Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali mengenai status dan cara pembacaan basmalah dalam shalat, yang hingga kini masih menjadi bagian dari diskursus klasik dalam praktik ibadah umat Islam. Persoalan ini memiliki implikasi teologis dan yuridis karena berkaitan dengan pemahaman terhadap struktur Surah Al-Fatihah, keabsahan bacaan shalat, serta perbedaan metode istinbāṭ hukum di antara mazhab. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan landasan dalil, pendekatan metodologis, dan faktor historis yang melatarbelakangi perbedaan pendapat tersebut, serta menelaah relevansinya dalam praktik keagamaan di Indonesia. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka dengan menelaah sumber-sumber fiqh klasik, kitab syarah, dan literatur kontemporer. Analisis dilakukan secara deskriptif-komparatif untuk memetakan argumentasi dan titik temu antarmazhab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan pandangan tentang basmalah berakar pada variasi qirā’āt, perbedaan riwayat hadis, dan penafsiran terhadap mushaf Utsmani. Mazhab Syafi’i memandang basmalah sebagai bagian dari Surah Al-Fatihah sehingga wajib dibaca dalam shalat, sedangkan mazhab Hanafi, Maliki, dan Hanbali tidak memasukkannya sebagai ayat surah, meskipun mengakui basmalah sebagai ayat pemisah antar-surat. Perbedaan ini bersifat ijtihadiyyah dan tidak menafikan keabsahan praktik masing-masing mazhab. Dalam konteks Indonesia, keragaman praktik tersebut berjalan secara harmonis dan mencerminkan moderasi beragama.

Cite

CITATION STYLE

APA

Setyowati, N. D., Bachtiar, M. A., Afidah, T., & Siyono. (2025). Perbandingan Mazhab Tentang Bacaan Basmalah Dalam Shalat Dan Relevansinya Bagi Praktik Ibadah Di Indonesia. Journal of Islamic Education and Law, 1(4), 221–232. https://doi.org/10.66155/wjacp306

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free