Abstract
Latar Belakang: Karies gigi yaitu penyakit kesehatan gigi dan mulut yang umum ditemukan di masyarakat. Karies gigi dapat timbul adanya konsumsi makanan kariogenik pada jumlah yang besar dan sikap yang tidak memperhatikan kebersihan gigi dan mulut. Penyakit karies gigi sering dialami di negara yang masih berkembang karena status sosial ekonomi yang mempengaruhi kualitas suatu kesehatan. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kebiasaan konsumsi makanan kariogenik dan status sosial ekonomi dengan kejadian karies gigi pada anak kelas 1 di SDN 2 Gunungmasigit Kabupaten Bandung Barat. Metode: Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian ini 32 orang ditentukan dengan teknik Simple Random Sampling. Analisis data menggunakan uji Fisher Exact Test. Hasil: Ada hubungan kebiasaan konsumsi makanan kariogenik dengan kejadian karies gigi (p value = 0.024<0.05), dan ada hubungan status sosial ekonomi dengan kejadian karies gigi (p value = 0.008<0.05). Kesimpulan: Adanya hubungan kebiasaan konsumsi makanan kariogenik dan status sosial ekonomi dengan kejadian karies gigi pada anak kelas 1 di SDN 2 Gunungmasigit Kabupaten Bandung Barat.
Cite
CITATION STYLE
Febrianty, F., Widyastuti, T., Supriyanto, I., & Chaerudin, D. R. (2023). HUBUNGAN KEBIASAAN KONSUMSI MAKANAN KARIOGENIK DAN STATUS SOSIAL EKONOMI DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI PADA ANAK KELAS 1 DI SDN 2 GUNUNGMASIGIT KABUPATEN BANDUNG BARAT. Jurnal Terapi Gigi Dan Mulut, 3(1), 15–23. https://doi.org/10.34011/jtgm.v3i1.1182
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.