MODEL PENILAIAN KINERJA DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA BERBASIS TEKS NARASI BERMUATAN PENDIDIKAN KARAKATER CINTA BUDAYA

  • Yuniawan T
N/ACitations
Citations of this article
76Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak: Sikap cinta budaya merupakan salah satu nilai karakter bangsa yang hendaknya dijunjung tinggi dalam kurikulum sekolah. Untuk menanamkan karakter cinta budaya kepada peserta didik, pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks membuat guru lebih leluasa. Untuk itu, guru dituntut untuk memunyai perencanaan metode mengajar, kemampuan mengembangkan bahan ajar, dan evaluasi pembelajaran yang baik. Model penilaian adalah penilaian otentik yang berupa penilaian kinerja. Penilaian kinerja memerlukan pertimbangan khusus: (1) kinerja yang dilakukan siswa menun- jukkan kompetensi tertentu; (2) ketepatan dan kelengkapan aspek kinerja yang dinilai; (3) kemam- puan khusus yang diperlukan oleh siswa untuk menyelesaikan tugas pembelajaran; (4) indikator esensial yang akan diamati; dan (5) urutan keterampilan yang diamati. Model penilaian kinerja pem- belajaran membaca berbasis teks narasi bermuatan pendidikan karakter cinta budaya bagi siswa se- kolah menengah pertama dapat diterapkan melalui tiga tahapan utama, yakni tahap kegiatan pra- baca, tahap kegiatan membaca, dan tahap kegiatan pascabaca. Kata Kunci: karakater cinta budaya, penilaian kinerja, pembelajaran membaca, dan teks narasi

Cite

CITATION STYLE

APA

Yuniawan, T. (2014). MODEL PENILAIAN KINERJA DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA BERBASIS TEKS NARASI BERMUATAN PENDIDIKAN KARAKATER CINTA BUDAYA. Jurnal Pendidikan Karakter, 5(2). https://doi.org/10.21831/jpk.v0i2.2177

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free