Fermentasi: Metode untuk Meningkatkan Nilai Nutrisi Jerami Padi

  • Yanuartono Y
  • Indarjulianto S
  • Purnamaningsih H
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
389Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sebagian besar ransum ternak ruminansia di Asia Tenggara berasal dari limbah tanaman bijian. Jerami padi adalah limbah utama yang biasanya disimpan dan digunakan oleh peternak sebagai pakan ternak ruminansia di daerah tropis saat musim kemarau panjang dimana hijauan segar sulit diperoleh. Namun demikian, pemberian pakan jerami padi tidak memberikan nutrisi yang cukup untuk ruminansia bahkan untuk hidup pokok karena nilai gizi yang rendah. Nilai gizi jerami padi dibatasi oleh rendahnya tingkat asupan dan lambatnya kecernaan serta rendahnya kandungan energi, protein, mineral dan vitamin. Berbagai macam metode perlakuan telah digunakan untuk meningkatkan nilai gizi jerami padi termasuk fisik, biologis dan kimiawi. Salah satu diantaranya adalah teknologi fermentasi yang dapat meningkatkan nutrisi jerami padi. Ulasan ini bertujuan untuk memaparkan aspek praktis dari proses fermentasi berdasarkan hasil hasil penelitian terdahulu tentang jerami padi untuk meningkatkan nilai gizinya

Cite

CITATION STYLE

APA

Yanuartono, Y., Indarjulianto, S., Purnamaningsih, H., Nururrozi, A., & Raharjo, S. (2019). Fermentasi: Metode untuk Meningkatkan Nilai Nutrisi Jerami Padi. Jurnal Sain Peternakan Indonesia, 14(1), 49–60. https://doi.org/10.31186/jspi.id.14.1.49-60

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free