Abstract
Isu perang dagang antara Amerika Serikat dan Cina akibat diberlakukannya kebijakan proteksionisme mengancam lingkungan investasi, khususnya investasi saham di pasar modal. Kebijakan tersebut menyebabkan penurunan ekspor kelapa sawit yang merupakan salah satu komoditas ekspor utama. Penurunan ekspor kelapa sawit berpengaruh terhadap penurunan mata uang rupiah terhadap dollar. Hal tersebut mengakibatkan nilai indeks saham sektor agrikultur Indonesia cenderung menurun sepanjang tahun 2018 dan 2019. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perang dagang terhadap aktivitas perdagangan kelapa sawit di Indonesia dengan endogenous variable nilai kurs, inflasi, suku bunga, dan indeks produksiPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 3 variabel utama: isu perang dagang, nilai kurs, dan indeks harga saham sektor agrikultur. Metode Two Stage Lease Square digunakan sebagai alat ukur untuk mengetahui pengaruh satu atau beberapa variabel terhadap variable lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perang dagang menyebabkan melemahnya nilai kurs yang berdampak negatif terhadap indeks saham agrikultur. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa isu perang dagang membawa pengaruh negatif terhadap indeks harga saham sektor agrikultur secara tidak langsung.Kata Kunci: Perang Dagang, Ekonomi, Pasar Modal.
Cite
CITATION STYLE
Henry, I. (2020). ISU PERANG DAGANG MENGANCAM AKTIVITAS PERDAGANGAN KOMODITAS EKSPOR KELAPA SAWIT. Jurnal Administrasi Bisnis, 16(2), 114–139. https://doi.org/10.26593/jab.v16i2.4219.114-139
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.