Abstract
Salah satu penyebab kegagalan ASI ekslusif adalah pemberian makanan prelakteal. Makanan prelakteal adalah makanan yang diberikan pada bayi satu sampai tiga hari setelah lahir sebelum ASI keluar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan tradisi keluarga terhadap pemberian makanan prelakteal. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan desain cross sectional dengan besar sampel 135 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil analisa univariat menunjukkan pengetahuan responden kurang sebanyak 68 orang (50,4%), keluarga yang mempunyai tradisi dalam pemberian makanan prelakteal sebanyak 82 orang (60,7%), responden yang memberikan makanan prelakteal sebanyak 79 orang (58,5%). Hasil analisa bivariat hubungan pengetahuan terhadap pemberian makanan prelakteal dengan uji chi square diperolah nilai P value <0,001 artinya ada hubungan pengetahuan terhadap pemberian makanan prelakteal dan analisa bivariat tradisi keluarga terhadap pemberian makanan prelakteal dengan uji chi square diperolah nilai Pvalue 0,001 artinya ada hubungan antara tradisi keluarga terhadap pemberian makanan prelakteal. Pengetahuan dan tradisi keluarga memiliki hubungan terhadap pemberian makanan prelakteal.
Cite
CITATION STYLE
Siagian, D. S., & Herlina, S. (2018). ANALISA PENGETAHUN DAN TRADISI KELUARGA TERHADAP PEMBERIAN MAKANAN PRELAKTEAL DI KOTA PEKANBARU. Profesi (Profesional Islam) : Media Publikasi Penelitian, 16(1), 35. https://doi.org/10.26576/profesi.292
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.