Abstract
Kurikulum merdeka yang berlaku saat ini memberikan kebebasan kepada pendidik dalam menyusun sebuah skenario pembelajaran berbentuk bahan ajar. Akan tetapi dalam hal ini para pendidik lebih memilih bahan ajar yang telah tersedia pada laman internet. Sehingga pendidik belum memiliki sebuah bahan ajar yang mampu mengaitkan materi pembelajaran dengan kearifan lokal di lingkungan sekitar. Bahan ajar BAKAR (Berbasis Kearifan Lokal Bakumpai) IPA merupakan salah satu bahan yang dapat digunakan untuk memberikan pemahaman kepada siswa agar mampu mengaitkan materi dengan kearifan lokal di lingkungan sekitarnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui validitas dan praktikalitas serta evektivitas bahan ajar IPA Berbasis Kearifan Lokal Bakumpai. Penelitian ini menggunakan pendekatan R&D (Reaserch and Development) dengan model 4D untuk mengembangakan bahan ajar. Instrumen berupa lembar validasi ahli untuk menilai kelayakan bahan ajar. Adapun hasil uji validitas oleh ahli Bahasa, Materi, dan Media menunjukkan hasil persentase 88,12% sehingga berkategori sangat valid. Sedangkan hasil uji praktikalitas oleh pendidik menunjukkan hasil persentase 100% dan peserta didik 77,8% sehingga berkategori praktis. Dengan demikian, penggunaan bahan ajar BAKAR (Berbasis Kearifan Lokal Bakumpai) IPA sudah valid dan praktis untuk digunakan dalam kegiatan proses pembelajaran.
Cite
CITATION STYLE
Haen, H., Fathul Zannah, & Tazkiyatunnafs Elhawwa. (2025). Pengembangan Bahan Ajar Bakar (Berbasis Kearifan Lokal Bakumpai) pada Pelajaran IPA untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Siswa SMP Kelas VIII. JURNAL PENDIDIKAN MIPA, 15(4), 1829–1836. https://doi.org/10.37630/jpm.v15i4.3665
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.