PENJADWALAN PERAWATAN KOMPONEN KRITIS DENGAN PENDEKATAN RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) PADA PERUSAHAAN KARET

  • Wibowo H
  • Sidiq A
  • Ariyanto A
N/ACitations
Citations of this article
104Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perusahaan karet memproses karet remah menjadi karet dengan Standar Indonesia Rubber (SIR). Permasalahan yang sedang dihadapi adalah tingginya waktu kerusakan mesin (downtime) yang mengakibatkan sistem produksi menjadi terganggu. Rata-rata downtime mesin mencapai 2.84% setiap bulannya yang mengakibatkan kerugian bagi perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi metode perawatan yang selama ini berjalan kurang baik dengan memperhatikan faktor keandalan (reliability) mesin produksi. Oleh sebab itu, pendekatan Reliability Centered Maintenance (RCM) digunakan untuk menganalisis sistem tersebut untuk mengetahui komponen-komponen yang termasuk dalam kategori kritis. Berdasarkan hasil analisis dengan metode RCM maka diperoleh tiga rekomendasi tindakan perawatan yaitu Condition Directed (CD), Time Directed (TD), dan Finding Failure (FF). Hasil perhitungan interval penggantian komponen dengan kriteria total minimum downtime (TMD) menunjukkan bahwa interval pergantian komponen Rantai Bucket Hammer Mill, pisau Screen, pisau Rotor Hammer Mill, Bearing Bucket Hammer Mill adalah 71 hari, 28 hari, 19 hari dan 52 hari.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wibowo, H., Sidiq, A., & Ariyanto, A. (2019). PENJADWALAN PERAWATAN KOMPONEN KRITIS DENGAN PENDEKATAN RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) PADA PERUSAHAAN KARET. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 6(2). https://doi.org/10.24912/jitiuntar.v6i2.4106

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free