Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol dan Fraksi Daun Gedi hijau (Abelmoschus manihot (L.) Medik) Dengan Metode DPPH (1,1-Difenil-2-Pikrilhidrazil)

  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
138Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Daun gedi hijau memiliki potensi sebagai antioksidan, seperti halnya dengan daun gedi merah yang secara tradisional banyak digunakan sebagai pengobatan dan dibuktikan dengan penelitian memiliki aktivitas antioksidan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak dan fraksi daun gedi hijau dengan metode DPPH. Bahan uji yang digunakan adalah serbuk kering daun gedi hijau yang diperoleh dari BALITTRO (Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat) Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor Provinsi Jawa Barat. Pembuatan ekstrak dilakukan secara maserasi dengan etanol 96%, kemudian dievaporasi menjadi ekstrak kental dengan hasil rendemen sebesar 11,14%, selanjutnya difraksinasi cair-cair berturut-turut dengan pelarut n-heksan, etil asetat dan air. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH (1,1-Difenil-2-Pikrilhidrazil) dengan vitamin C sebagai kontrol positif. Hasil uji aktivitas antioksidan pada ekstrak etanol awal, fraksi etil asetat dan fraksi air tergolong efektif, sedangkan fraksi n-heksan tergolong tidak efektif. Fraksi etil asetat menunjukkan aktivitas antioksidan paling tinggi dengan nilai IC50 233 bpj.

Cite

CITATION STYLE

APA

Trijuliamos Manalu, R., Herdini, H., & Danya, F. (2022). Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol dan Fraksi Daun Gedi hijau (Abelmoschus manihot (L.) Medik) Dengan Metode DPPH (1,1-Difenil-2-Pikrilhidrazil). Pharmaceutical Journal of Indonesia, 8(1), 17–23. https://doi.org/10.21776/ub.pji.2022.008.01.3

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free