Abstract
Latar belakang: Limfadenopati TB merupakan TB ekstraparu terbanyak dengan persentase 35% total kasus di dunia. Drugs-induced hepatitis (DIH) adalah salah satu risiko efek samping obat anti-tuberkulosis (OAT). Kasus: Pria berusia 18 tahun dengan beberapa benjolan di leher sebelah kanan yang dirasa nyeri sejak 2 minggu. Pemeriksaan fisik mendapatkan beberapa benjolan submandibular dan supraklavikula kanan. Biopsi benjolan mendapatkan hasil limfadenitis granulomatous supuratif. Pasien didiagnosis limfadenopati TB dan diberi OAT Kategori 1. Lima hari kemudian, pasien mual muntah dan terjadi peningkatan AST/ALT. OAT dihentikan sementara hingga klinis dan laboratorium kembali normal. OAT selanjutnya diberikan secara individual. Simpulan: Pasien TB dan DIH memerlukan terapi individual berdasarkan toleransi terhadap obat. Perlu pemantauan klinis dan laboratorium saat pengobatan agar efek samping dapat dicegah dan pengobatan bisa berhasil.
Cite
CITATION STYLE
Rahmad, D. D., & Purnama, A. (2024). Limfadenopati Tuberkulosis dengan Drugs-induced Hepatitis (DIH) di Sikka, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Cermin Dunia Kedokteran, 51(1), 32–36. https://doi.org/10.55175/cdk.v51i1.1181
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.