Abstract
Pengembalian rekam medis sering tidak tepat waktu di UPT Puskesmas MK. Hasil observasi menunjukkan 55,45% rekam medis terlambat dikembalikan pada masa waktu kurang dari 2x24 jam dan 44,55% pengembalian rekam medis rentang waktu 14x24 jam. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang faktor yang berperan dalam pengembalian rekam medis serta mengidentifikasi kejadian Incomplete Medical Record (IMR) dan Delinquent Medical Record (DMR) di UPT Puskesmas MK selama Triwulan III Tahun 2022. Rancangan penelitian ini lebih ke arah kualitatif dengan rancangan studi kasus dengan 4 orang informan. pemilihan subjek penelitian mengunakan purposive, adapun rekam medis yang dianalisis adalah rekam medis pada triwulan III Tahun 2022. Pengambilan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian teridentifikasi faktor sumber daya manusia yaitu kedisiplinan, pengetahuan dan motivasi petugas yang kurang serta faktor beban kerja yang tinggi dalam melengkapi pengisian dan pengembalian rekam medis secara tepat waktu, serta faktor standar operasional prosedur (SOP). Kejadian incomplete medical record (IMR) sebesar 45,92% dan delinquent medical record (DMR) sebesar 100% yang didasari rekam medis yang dikembalikan ke ruang penyimpanan langsung disimpan tanpa dilakukan analisa kelengkapan pengisian oleh petugas.
Cite
CITATION STYLE
Husin, H., Mursid, M., & Ningsih, E. R. (2024). IDENTIFIKASI FAKTOR FAKTOR YANG BERKONTRIBUSI DALAM PENGEMBALIAN REKAM MEDIS DI UPT PUSKESMAS MKG. Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan Dan Teknologi, 6(2), 172–180. https://doi.org/10.52674/jkikt.v6i2.161
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.