Abstract
Penelitian ini didorong oleh keterbatasan penerapan media pembelajaran berbasis teknologi dalam pendidikan ilmu sosial di sekolah dasar, yang mengakibatkan penurunan keterlibatan siswa dan hasil belajar. Studi ini bertujuan untuk merancang media permainan ular tangga berbasis Augmented Reality dan mengevaluasi kelayakan dan efektivitasnya dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas lima sekolah dasar mengenai keanekaragaman flora dan fauna di Indonesia. Metodologi yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan (R&D) menggunakan model Borg dan Gall, yang mencakup fase-fase seperti penilaian kebutuhan, desain produk, validasi ahli, revisi, dan uji coba produk. Partisipan penelitian terdiri dari siswa kelas lima sekolah dasar yang terlibat dalam uji coba skala kecil dan skala besar. Metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, kuesioner validasi ahli, dan penilaian hasil belajar melalui instrumen pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media tersebut mencapai klasifikasi yang sangat layak berdasarkan validasi oleh ahli media (93,75%) dan ahli materi pelajaran (87,5%). Analisis statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest (signifikansi < 0,05), serta nilai N-Gain kategori tinggi baik pada uji coba skala kecil maupun skala besar. Oleh karena itu, media permainan ular tangga berbasis Augmented Reality terbukti efektif sebagai alternatif pendidikan inovatif untuk meningkatkan hasil belajar sains di kalangan siswa sekolah dasar.
Cite
CITATION STYLE
Ristiani, R., & Faturrahman, Moh. (2026). Pengembangan Media Ular Tangga Berbasis Augmented Reality untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Sekolah Dasar. Paedagogie, 21(1), 655–668. https://doi.org/10.31603/paedagogie.v21i1.16234
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.