ANALISIS BAHASA KIASAN DALAM KUMPULAN PUISI PAGI LALU CINTA KARYA ISBEDY STIAWAN ZS SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN AJAR DI SEKOLAH MENENGAH ATAS

  • Muri P
  • Ratnaningsih D
N/ACitations
Citations of this article
23Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Masalah yang dibahas dalam penelitian ini tentang bahasa kiasan yang terdapat dalam kumpulan puisi Pagi Lalu Cinta karya Isbedy Stiawan Zs. Tujuan penelitian, yaitu mendeskripsikan  bahasa kiasan pada kumpulan puisi Pagi Lalu Cinta karya Isbedy Stiawan Zs. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa kiasan pada kumpulan puisi Pagi Lalu Cinta karya Isbedy Stiawan Zs terdapat enam macam bahasa kiasan yang digunakan terdiri atas bahasa kiasan perbandingan (simile) ada lima belas kutipan, metafora enam kutipan, perumpamaan epos tiga kutipan, personifikasi enam kutipan, metonimia dua kutipan, allegori dua kutipan. Bahasa kiasan perbandingan (simile) lebih mendominasi dalam kumpulan puisi Pagi Lalu Cinta karya Isbedy Stiawan Zs lebih sering menggunakan kata seperti, bagai, serupa, bagaikan, laksana, dan sejenisnya sebagai inspirasi di dalam karya-karyanya. Kumpulan puisi Pagi Lalu Cinta karya Isbedy Stiawan Zs layak digunakan sebagai bahan ajar di sekolah menengah atas dilihat dari aspek bahasa, psikologi dan latar belakang budaya siswa.

Cite

CITATION STYLE

APA

Muri, P., & Ratnaningsih, D. (2022). ANALISIS BAHASA KIASAN DALAM KUMPULAN PUISI PAGI LALU CINTA KARYA ISBEDY STIAWAN ZS SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN AJAR DI SEKOLAH MENENGAH ATAS. Griya Cendikia, 7(2), 586–596. https://doi.org/10.47637/griya-cendikia.v7i2.277

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free