Algoritma Hibrid untuk Menentukan Produksi Listrik Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Di Semarang

  • Safira Fegi Nisrina
  • Basuki Rahmat
N/ACitations
Citations of this article
36Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Peningkatan pertumbuhan penduduk di Semarang berbanding lurus dengan peningkatan kebutuhan sampah dan listrik. Persoalannya, sampah hanya berpindah dari tempat pembuangan sampah ke tempat pembuangan akhir. Hal ini menyebabkan munculnya dampak buruk terhadap lingkungan kota yang kotor. Di sisi lain, permintaan kebutuhan listrik yang tinggi setiap tahunnya meningkat. Untuk mengatasi masalah ini adalah pemborosan telah dimanfaatkan bahan pembangkit listrik. Dua parameter telah diusulkan untuk memprediksi potensi pembangkit listrik tenaga sampah di kota Semarang seperti populasi dan sampah. Algoritma backpropagation dari JST telah digunakan untuk memprediksi pembangkit listrik tenaga sampah untuk tahun 2020 hingga 2022. Variabel yang digunakan dalam peramalan meliputi ukuran populasi dan volume sampah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi listrik WPP adalah 8,8 MWH untuk peramalan 3 tahun. sedangkan pertumbuhan orang ditunjukkan sebagai 1,7 juta selama 3 tahun. Potensi pembangkit listrik sampah PLN telah diberikan 0,29% dari total kebutuhan listrik di Jawa Tengah.

Cite

CITATION STYLE

APA

Safira Fegi Nisrina, & Basuki Rahmat. (2022). Algoritma Hibrid untuk Menentukan Produksi Listrik Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Di Semarang. Elkom : Jurnal Elektronika Dan Komputer, 15(1), 199–212. https://doi.org/10.51903/elkom.v15i1.798

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free