Abstract
Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) memiliki peran penting dalam peningkatan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk Nurisfood, produsen bumbu masakan di Sleman, Yogyakarta. Meskipun mengalami pertumbuhan pesat, Nurisfood masih menghadapi beberapa tantangan utama, seperti keterbatasan dalam sistem akuntansi serta strategi pemasaran digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut dengan pelatihan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) dan Akuntansi Biaya dan HPP berbasis web dan pelatihan strategi digital marketing. Dengan adanya intervensi ini, diharapkan Nurisfood dapat meningkatkan efisiensi operasional, memperluas pasar, dan meningkatkan omset, sehingga mampu bersaing di era industri 4.0. Pendekatan yang digunakan yaitu melalui kegiatan pelatihan yang dilaksanakan dalam empat sesi untuk Sistem Informasi Akuntansi (SIA) dan Akuntansi Biaya meliputi penyampaian konsep dan materi, diskusi, pelatihan penghitungan Harga Pokok Penjualan (HPP), dan evaluasi sedangkan pelatihan digital marketing meliputi sosialisasi digital marketing dan pelatihan fotografi produk dengan memanfaatkan smartphone. Hasil yang didapatkan berupa peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam mengelola usaha, serta penerapan teknologi yang lebih efektif dalam kegiatan operasional sehari-hari dalam penggunaan SIA, Akuntansi Biaya dan foto-foto produk berkualitas.The use of Information and Communication Technology (ICT) has an important role in increasing the competitiveness of micro, small, and medium enterprises (MSMEs), including Nurisfood, a cooking spice producer in Sleman, Yogyakarta. Despite experiencing rapid growth, Nurisfood still faces several major challenges, such as limitations in accounting systems and digital marketing strategies. This Community Service Activity aims to overcome these problems with web-based Accounting Information Systems (AIS) and Cost Accounting and COGS training and digital marketing strategy training. With this intervention, it is hoped that Nurisfood can improve operational efficiency, expand the market, and increase turnover, so that it can compete in the industrial era 4.0. The approach used is through training activities carried out in four sessions for Accounting Information Systems (AIS) and Cost Accounting including the delivery of concepts and materials, discussions, training in calculating Cost of Goods Sold (COGS), and evaluation while digital marketing training includes digital marketing socialization and product photography training using smartphones. The results obtained are in the form of increased knowledge and skills of partners in managing businesses, as well as the application of more effective technology in daily operational activities in the use of AIS, Cost Accounting and quality product photos.
Cite
CITATION STYLE
Sulistiyono, M., Bernadhed, B., & Sutarni, S. (2024). PELATIHAN PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DAN DIGITAL MARKETING PADA USAHA BUMBU MASAKAN NURISFOOD. Jurnal Abdi Insani, 11(4), 1531–1538. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v11i4.1880
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.