EFEKTIVITAS PENERIMAAN PAJAK REKLAME DAN PAJAK RESTORAN DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KOTA BANDUNG PADA SAAT ERA PANDEMI COVID-19

  • Salwa Anisa Apriliani
N/ACitations
Citations of this article
33Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Indonesia telah mengalami pandemi Covid-19 dari awal tahun 2020 hingga 2021, sehingga penulis tertarik untuk meneliti efektivitas pajak reklame dan pajak restoran dalam meningkatkan pendapatan asli daerah Kota Bandung di masa pandemi. Kajian ini mengambil data sasaran dan realisasi pajak daerah serta data pelaksanaan PAD Kota Bandung periode anggaran 2017-2021 dengan menggunakan metode kuantitatif. Penulis menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui laman ppid.bandung.go.id/ dan kota.bandung.go.id/ yang dikelola Pemkot Bandung. Dari hasil analisis data yang diperoleh penulis peroleh, pajak reklame di Kota Bandung untuk periode 2017-2021 berada pada kriteria tidak efektif dengan rata-ratanya sebesar 55,03%. Pada tahun 2017-2021 pajak restoran Kota Bandung berada pada kriteria sangat efektif di setiap tahunnya, dengan tingkat efektivitas lebih dari 100% . Rata-rata kontribusi yang diberikan pajak reklame pada tahun 2017-2021 berada pada tingkat kontribusi di bawah 10%, sehingga dapat dikatakan jika pendapatan pajak reklame sangat kurang berkontribusi dalam meningkatkan PAD. Rata-rata kontribusi pajak restoran berada pada tingkat kontribusi 10%-20% maka dapat diartikan bahwa tingkat kontribusi pajak restoran dalam meningkatkan PAD sangat kurang terutama setelah adanya pandemi Covid-19.

Cite

CITATION STYLE

APA

Salwa Anisa Apriliani. (2022). EFEKTIVITAS PENERIMAAN PAJAK REKLAME DAN PAJAK RESTORAN DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KOTA BANDUNG PADA SAAT ERA PANDEMI COVID-19. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(3), 793–802. https://doi.org/10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v2i3.3694

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free