PERAN KELEMBAGAAN DAN ATRIBUT INOVASI DALAM ADOPSI TEKNOLOGI PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU PADI SAWAH DI KABUPATEN BANDUNG BARAT DAN SUMEDANG

  • Effendy L
N/ACitations
Citations of this article
37Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian peran kelembagaan dan atribut inovasi dalam mempengaruhi adopsi teknologi PTT telah dilakukan di beberapa kecamatan di Kabupaten Bandung Barat dan Sumedang. Tujuan penelitian untuk mendiskripsikan peran kelembagaan penyuluhan, kelompok tani dan atribut inovasi dalam adopsi PTT. Penelitian menggunakan pendekatan survei, di mana seluruh anggota kelompok tani yang mengikuti program peningkatan produksi padi jagung dan kedelei sebagai populasi. Penetapan sampel dilakukan secara acak sederhana (Simple Random Sampling), dan dengan rumus Slovin banyaknya sampel berjumlah 124 orang responden. Berdasarkan analisis diskriptif diperoleh bahwa; tingkat kerumitan inovasi, peran kelembagaan penyuluhan dalam memberikan percontohan usahatani, peran kelompok tani sebagai unit produks, dan penggunaan varietas unggul baru pada teknologi PTT, memperoleh nilai rata-rata terendah baik di Sumedang maupun di Bandung Barat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Effendy, L. (2020). PERAN KELEMBAGAAN DAN ATRIBUT INOVASI DALAM ADOPSI TEKNOLOGI PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU PADI SAWAH DI KABUPATEN BANDUNG BARAT DAN SUMEDANG. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 12(1), 55–65. https://doi.org/10.51852/jpp.v12i1.341

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free