Kontekstualisasi Injil Terhadap Suku Migani Papua

  • Senjaya S
  • Hermanto Y
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak: Masyarakat suku Migani, Papua merupakan daerah yang perlu dijangkau Injil.  Penelitian ini untuk menjawab bagaimana agar Injil dapat masuk dan diterima secara sepenuhnya oleh suku Migani di Papua dengan metode pemuridan yang diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.  Metode penelitian yang digunakan melalui pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman terhadap tokoh Peagabega, kebudayaan Suku Migani dan pemudridan yang berkelanjutan merupakan hal-hal yang bisa dilakukan dalam memperkanalkan Injil. Dengan demikian pengabar Injil dapat masuk sesuai konteks budaya suku Migani. Abstract: The Migani tribal community, Papua is an area that needs to be reached by the Gospel. This research is to answer how the Gospel can be fully accepted and accepted by the Migani tribe in Papua with the discipleship method that is applied in everyday life. The research method used is a qualitative approach. The results of this study indicate that an understanding of Peagabega figures, Migani culture and sustainable discipleship are things that can be done in introducing the gospel. Thus the evangelist can enter according to the cultural context of the Migani tribe.

Cite

CITATION STYLE

APA

Senjaya, S., & Hermanto, Y. P. (2021). Kontekstualisasi Injil Terhadap Suku Migani Papua. Kharisma: Jurnal Ilmiah Teologi, 2(2), 78–88. https://doi.org/10.54553/kharisma.v2i2.71

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free