Abstract
Orang tua memiliki peranan besar untuk menanamkan berbagai konsep kepada anak berkaitan dengan nilai-nilai norma dalam kehidupan. Faktanya, dalam suatu lingkungan keluarga tidak hanya terdiri dari orang tua dan anak namun pada beberapa kasus terdapat anggota keluarga lain yang juga tinggal bersama seperti kakek dan nenek hingga paman atau bibi. Keberadaan anggota selain keluarga inti inilah yang terkadang membuat orang tua tidak bisa menerapkan sistem punishment karena anggota keluarga lainnya cenderung membela sang anak dengan alasan prihatin atau tidak tega melihat anak dimarahi dan dihukum. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kondisi lingkungan keluarga terhadap penerapan metode punishment pada anak usia dini. Penelitian ini dilakukan di Desa Lebak, Kecamatan Grobogan, dengan informan adalah orang tua atau wali murid siswa TK Tunas Harapan Lebak 3 Grobogan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis data model analisis interaktif dan pengumpulan data melalui kegiatan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan kondisi lingkungan keluarga memberikan pengaruh terhadap keberhasilan penerapan metode punishment terhadap anak usia dini. Hal tersebut disebabkan oleh adanya perbedaan pola pikir dan pandangan terhadap bagaimana cara mendidik anak yang baik antara orang tua dengan anggota keluarga lainnya.
Cite
CITATION STYLE
Dyah Utami, T., & Dwi Wardhani, J. (2023). Analisis Kondisi Lingkungan Keluarga terhadap Penerapan Metode Punishment pada Anak Usia Dini. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 579–589. https://doi.org/10.37985/murhum.v4i1.267
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.