Estimasi Karbon Organik Sedimen di Ekosistem Mangrove Gunung Anyar, Surabaya

  • Ramanda Reza Aldiano
  • Nirmalasari Idha Wijaya
  • Mahmiah
N/ACitations
Citations of this article
75Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Mangrove merupakan tanaman yang bisa hidup pada perairan asin serta wilayah pasang surut. Sedimen menyimpan lebih dari 50% karbon yang terdapat di dalam ekosistem pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung nilai kandungan karbon dan nilai densitas tanah. Penelitian ini menggunakan purposive sampling untuk menentukan lokasi dan metode LOI (loss on ignition) untuk mengetahui kandungan karbon. Stasiun 1 terletak pada Ekowista mangrove, Stasiun 2 di tambak, dan Stasiun 3 di bantaran pantai. Nilai persentase karbon organik sedimen tanah diperoleh dari proses pengabuan bahan organik tanah. Nilai rata-rata persentase kandungan karbon organik tanah tertinggi pada seluruh stasiun terletak di kedalaman 60-100 cm, yaitu sebesar stasiun 1 (14,38%) dan Estimasi karbon organic tertinggi terletak pada stasiun 1 di kedalaman 60-100 cm (95.151 Mg/ha), untuk Estimasi karbon organic keseluruhan tertinggi terletak di stasiun 3 (252.900 Mg/ha).Dari hasil yang diperoleh untuk nilai kerapatan mangrove dan produksi serasah mangrove dapat dikatakan saling memiliki pengaruh terhadap nilai karbon organic sedimen di kedalaman 0-30 cm.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ramanda Reza Aldiano, Nirmalasari Idha Wijaya, & Mahmiah. (2023). Estimasi Karbon Organik Sedimen di Ekosistem Mangrove Gunung Anyar, Surabaya. Jurnal Riset Kelautan Tropis (Journal Of Tropical Marine Research) (J-Tropimar), 4(2). https://doi.org/10.30649/jrkt.v4i2.55

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free