EDUKASI GIZI DAN MINUMAN KACANG HIJAU SEBAGAI PREVENTIF ANEMIA DALAM KEHAMILAN

  • Hermilasari R
  • Rachmawati S
N/ACitations
Citations of this article
34Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

In developing countries, the most common pregnancy complication in pregnant women is anemia. The prevalence of anemia in pregnancy in Indonesia is still quite high, including in the East Java region. The problem of pregnant women at the Polindes Kaliwining in the Puskesmas Rambipuji Jember is that anemia status is not detected in each trimester of pregnancy. Mung beans contain iron which helps the formation of erythrocytes to increase hemoglobin levels. This community service aims to provide nutritional education and the use of mung beans in preventing anemia in pregnancy. The implementation of this service uses an outreach method using a video media approach. Apart from that, blood hemoglobin levels are also checked in pregnant women as an early detection of anemia. Iron supplementation is given in the form of blood supplement tablets to pregnant women. Furthermore, giving mung beans drinks as a complement to iron supplementation to prevent anemia in pregnancy. The educational approach via video has proven effective in increasing pregnant women's knowledge by 25% regarding anemia and the benefits of mung beans. Based on the results of examinations during this service activity, blood hemoglobin levels showed that 2 respondents experienced anemia in the third trimester of pregnancy. Regular Hb checks are very important during pregnancy. The combination of consuming blood supplement tablets and mung beans can reduce the incidence of anemia in pregnancy.Di negara berkembang, komplikasi kehamilan yang paling umum terjadi pada wanita hamil adalah anemia. Prevalensi anemia dalam kehamilan yang terjadi di Indonesia masih cukup tinggi termasuk di wilayah Jawa Timur. Permasalahan ibu hamil di Polindes Kaliwining wilayah Puskesmas Rambipuji Jember adalah status anemia tidak terdeteksi pada tiap trimester kehamilan. Kacang hijau mengandung zat besi yang membantu pembentukan eritrosit untuk meningkatkan kadar hemoglobin. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi gizi dan pemanfaatan kacang hijau dalam mencegah anemia dalam kehamilan. Pelaksanaan pengabdian ini menggunakan metode penyuluhan dengan menggunakan pendekatan media video. Selain itu, dilakukan juga pemeriksaan kadar hemoglobin darah pada ibu hamil sebagai deteksi dini anemia. Suplementasi besi diberikan dalam bentuk tablet tambah darah pada ibu hamil. Selain itu, pemberian minuman sari kacang hijau sebagai pelengkap suplementasi besi untuk mencegah anemia dalam kehamilan.  Pendekatan edukasi melalui video terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil sebesar 25% terkait anemia dan manfaat kacang hijau. Kadar hemoglobin darah berdasarkan hasil pemeriksaan dalam kegiatan pengabdian ini didapatkan 2 responden mengalami anemia pada trimester tiga kehamilan.Pemeriksaan Hb secara berkala sangat penting selama masa kehamilan. Kombinasi konsumsi tablet tambah darah dan kacang hijau dapat mengurangi insiden anemia dalam kehamilan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hermilasari, R. D., & Rachmawati, S. N. (2024). EDUKASI GIZI DAN MINUMAN KACANG HIJAU SEBAGAI PREVENTIF ANEMIA DALAM KEHAMILAN. Jurnal Abdi Insani, 11(2), 974–983. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v11i2.1284

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free