FANATISME, EKTREMISME, DAN PENYINGKIRAN CIRI ANTROPOLOGIS PENGETAHUAN

  • Martiam N
N/ACitations
Citations of this article
32Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

perlunya seorang ilmuwan atau agamawan mempunyai keyakinan yang  teguh, baik keyakinan agama atau keyakinan intelektual, tetapi tak terjebak pada dogmatisme keduanya. Menurut Supelli sikap dogmatis inilah yang melahirkan fanatisme dan ektrimisme yang pada gilirannya akan memunculkan tindakan kekerasan dan kebrutalan, baik atasnama agama maupun ilmu pengetahuan

Cite

CITATION STYLE

APA

Martiam, N. (2013). FANATISME, EKTREMISME, DAN PENYINGKIRAN CIRI ANTROPOLOGIS PENGETAHUAN. Jurnal Kawistara, 3(2). https://doi.org/10.22146/kawistara.3984

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free