SIMULASI PENGARUH SUHU LEAN GLYCOL PADA PROSES GAS DEHYDRATION UNIT DI INDUSTRI GAS ALAM

  • Darmawan M
  • Ariani A
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Gas dehydration merupakan proses penyerapan uap air pada campuran gas dengan absorben triethylenglycol (TEG). Salah satu alat yang berperan penting di Gas Dehydration Unit adalah Contactor. Proses yang terjadi  pada contactor ini adalah proses absorpsi, dimana gas alam mengalir dari bawah kolom melewati bubble cap tray, membentuk gelembung-gelembung kecil gas di fase cair. Absorben mengalir dengan arah yang  berlawanan dengan campuran gas sehingga gas yang keluar contactor kandungan airnya berkurang. Di Industri  sering terjadi masih tingginya kandungan air di fase gas yang keluar. Ini perlu diturunkan dengan melakukan uji  coba menggunakan metode simulasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh suhu  absorben TEG (lean glycol) terhadap kandungan air dan methane di fase gas keluar (dry gas). Metode yang  digunakan adalah simulasi sensitivity study berbasis perangkat lunak. Data masukan didapat dari data harian gas flow computer (GFC) di Industri. Berdasarkan hasil simulasi kondisi terbaik didapatkan pada suhu 45℃ dengan kandungan air di dry gas sebesar 1,0328 kg/jam dan fraksi mol methane sebesar 0,8967.

Cite

CITATION STYLE

APA

Darmawan, M. D., & Ariani, A. (2023). SIMULASI PENGARUH SUHU LEAN GLYCOL PADA PROSES GAS DEHYDRATION UNIT DI INDUSTRI GAS ALAM. DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi, 6(2), 158–163. https://doi.org/10.33795/distilat.v6i2.86

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free