Arahan Penentuan Lokasi Alternatif TPS 3R di Kecamatan Banyumanik

  • Alfianto R
  • Septiarani B
  • Yesiana R
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
34Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sampah merupakan masalah serius yang dihadapi oleh banyak negara di dunia, termasuk Indonesia. Produksi sampah yang terus meningkat dapat menyebabkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia jika tidak dikelola dengan baik. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah sampah adalah dengan menerapkan konsep TPS 3R, yaitu reduce (mengurangi), reuse (menggunakan kembali), dan recycle (mendaur ulang). Pada Kecamatan Banyumanik, produksi sampah mencapai 30.661 ton per tahun dengan jumlah penduduk sebanyak 143.953 jiwa. Namun, hanya terdapat satu TPS 3R di kecamatan tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi lokasi alternatif yang optimal untuk TPS 3R di Kecamatan Banyumanik menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil analisis menunjukkan bahwa kawasan budidaya di Kecamatan Banyumanik memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai lokasi TPS 3R. Dua titik lokasi alternatif yang diusulkan adalah di Kelurahan Tinjomoyo dan di Kelurahan Pudakpayung, dengan mempertimbangkan berbagai kriteria seperti luas lahan, aksesibilitas, dan status kepemilikan lahan. Diharapkan dengan adanya penelitian ini, pengelolaan sampah di Kecamatan Banyumanik dapat menjadi lebih efektif dan berkelanjutan, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Alfianto, R. R., Septiarani, B., Yesiana, R., & Astuti, K. D. (2024). Arahan Penentuan Lokasi Alternatif TPS 3R di Kecamatan Banyumanik. Jurnal Riptek, 18(1), 49–60. https://doi.org/10.35475/riptek.v18i1.250

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free