Prevalensi Fascioliasis pada Kerbau di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Indonesia

  • Ridwan M
  • Suwanti L
  • Suprayogi T
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
45Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Salah satu permasalahan yang sering dihadapi para peternak kerbau adalah penyakit Fascioliasis yang disebabkan oleh cacing hati atau Fasciola spp., dimana penyakit tersebut adalah salah satu penyakit yang bersifat zoonosis. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi Fasciola spp. pada kerbau di Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Sampel berupa feses 105 ekor kerbau dari tiga kecamatan lalu diperiksa dengan menggunakan metode natif (sederhana) dan sedimentasi sederhana. Hasil penelitian diperoleh 25 ekor dari 105 ekor kerbau dinyatakan positif terinfeksi Fasciola spp. Prevalensi yang diperoleh secara keseluruhan adalah 23,81% (25/105), dan hasil ini dapat dikembangkan dalam penelitian lebih lanjut.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ridwan, M., Suwanti, L. T., Suprayogi, T. W., Mufasirin, M., Kusnoto, K., & Hastutiek, P. (2021). Prevalensi Fascioliasis pada Kerbau di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Indonesia. Media Kedokteran Hewan, 32(3), 105. https://doi.org/10.20473/mkh.v32i3.2021.105-113

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free