Risiko Usahatani Kakao di Taman Teknologi Pertanian Nglanggeran Kecamatan Pathuk Kabupaten Gunungkidul

  • Ayun Q
  • Adhi Saputro W
N/ACitations
Citations of this article
36Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Salah satu komoditas subsektor perkebunan yang menjadi unggulan di Indonesia adalah Kakao. Terlepas dari itu ada beberapa daerah yang juga melakukan pengembangan dalam budidaya kakao, salah satunya di Desa Nglanggeran Kecamatan Patuk, Gunungkidul. Budidaya di Taman Teknologi Pertanian ini diintegrasikan dengan budidaya kambing etawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Usahatani kakao 2) Risiko Usahatani Kakao di Taman Teknologi Pertanian Nglanggeran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitk dengan pengambilan sampel dengan metode simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan observasi. Analisis data menggunakan analisis koefisien variansi. Dari hasil penelitian koefisien variasi yang diperoleh sebesar 0,6083. Artinya untuk setiap 1 Kg kakao yang diperoleh petani, akan menghasilkan risiko produksi sebesar 0,6083 Kg. Nilai tersebut masuk ke dalam katergori risiko produksi tinggi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ayun, Q., & Adhi Saputro, W. (2020). Risiko Usahatani Kakao di Taman Teknologi Pertanian Nglanggeran Kecamatan Pathuk Kabupaten Gunungkidul. Journal Science Innovation and Technology (SINTECH), 1(01), 1–6. https://doi.org/10.47701/sintech.v1i01.855

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free