Abstract
Salah satu komoditas subsektor perkebunan yang menjadi unggulan di Indonesia adalah Kakao. Terlepas dari itu ada beberapa daerah yang juga melakukan pengembangan dalam budidaya kakao, salah satunya di Desa Nglanggeran Kecamatan Patuk, Gunungkidul. Budidaya di Taman Teknologi Pertanian ini diintegrasikan dengan budidaya kambing etawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Usahatani kakao 2) Risiko Usahatani Kakao di Taman Teknologi Pertanian Nglanggeran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitk dengan pengambilan sampel dengan metode simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan observasi. Analisis data menggunakan analisis koefisien variansi. Dari hasil penelitian koefisien variasi yang diperoleh sebesar 0,6083. Artinya untuk setiap 1 Kg kakao yang diperoleh petani, akan menghasilkan risiko produksi sebesar 0,6083 Kg. Nilai tersebut masuk ke dalam katergori risiko produksi tinggi.
Cite
CITATION STYLE
Ayun, Q., & Adhi Saputro, W. (2020). Risiko Usahatani Kakao di Taman Teknologi Pertanian Nglanggeran Kecamatan Pathuk Kabupaten Gunungkidul. Journal Science Innovation and Technology (SINTECH), 1(01), 1–6. https://doi.org/10.47701/sintech.v1i01.855
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.