Abstract
The phenomenon of hedonism has been observed to engender a state of spiritual emptiness among Generation Z. However, this condition can be overcome through a spiritual approach, one of which is zuhud. The present study aims to identify the forms of hedonism among Generation Z and to explore the potential of zuhud as a solution to this problem. The present study employs a qualitative methodology, underpinned by a comprehensive literature review. The data sources for this study were drawn from various relevant literature sources, including books, journal articles, social media news, and other information sources. The results of the study indicate that Generation Z tends to consume luxury goods, engage in expensive treatments, and spend money to enhance digital experiences, such as online games and streaming platforms. Al-Ghazali’s concept of zuhd emphasises a balance between worldly and spiritual needs. The term zuhd is not to be equated with the idea of complete worldly withdrawal, but rather denotes the application of judicious worldly practices in conjunction with spiritual anchoring to Allah. The study’s findings suggest that the implementation of the zuhd concept can assist Generation Z in re-establishing spiritual values, thereby facilitating a more harmonious balance between worldly and afterlife concerns.Fenomena hedonisme memberikan dampak kekosongan jiwa di kalangan Generasi Z, namun kondisi ini dapat diatasi melalui pendekatan spiritual, salah satunya dengan zuhud. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk hedonisme di kalangan Generasi Z dan bagaimana konsep zuhud dapat menjadi solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui studi kepustakaan. Sumber data dalam penelitian diambil dari berbagai literatur yang relevan, seperti buku, artikel jurnal, berita di media sosial, dan sumber informasi lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z cenderung mengonsumsi barang-barang mewah, melakukan perawatan yang mahal, serta menghabiskan uang untuk meningkatkan pengalaman digital, seperti game online dan platform streaming. Konsep zuhud al-Ghazali menekankan keseimbangan antara kebutuhan duniawi dan spiritual. Zuhud tidak berarti meninggalkan dunia secara total, akan tetapi menggunakannya secara bijak sambil tetap menyandarkan hati kepada Allah. Kesimpulan dari penelitian ini, penerapan konsep zuhud dapat membantu Generasi Z untuk mengembalikan terhadap nilai-nilai spiritual, sehingga menciptakan keseimbangan yang lebih baik antara kehidupan dunia dan akhirat.
Cite
CITATION STYLE
Azka, N., & Subekti, F. R. (2025). Mengatasi Hedonisme Di Kalangan Generasi Z Melalui Konsep Zuhud Al-Ghazali. Jurnal Staika: Jurnal Penelitian Dan Pendidikan, 8(2), 100–113. https://doi.org/10.62750/ja3mmr97
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.