Abstract
E-learning telah diadopsi sebagai cara revolusioner pembelajaran pada Direktorat Jenderal Pajak untuk mempercepat perkembngan penetahuan. Penelitian ini berusaha untuk menentukan faktor penting yang mempengaruhi e-learning outcomes Direktorat Jenderal Pajak di Indonesia. Dengan mengintegrasikan kualitas sistem, penggunaan sistem, kualitas sistem, kepuasan pengguna, self-efficacy, self-regulated learning behavior, normative beliefs, dan subjective norm, penelitian ini menguji kausalitas dari faktoryang dapat memprediksi e-learning outcomes. Sebanyak 151 respon valid yang tidak ganda digunakan dalam analisis Partial Least Square. Hasil menyatakan bahwa kualitas sistem, penggunaan sistem, kualitas sistem, self-efficacy, self-regulated learning behavior, normative beliefs, dan subjective norm merupakan prediktor signifikan untuk memprediksi e-learning outcomes. Kepuasan pengguna tidak mempengaruhi memprediksi e-learning outcomes. Temuan pada penelitian ini memiliki implikasi yang signifikan pada e-learning Direktorat Jenderal Pajak. Pertama, normative beliefs, dan subjective norm memiliki dampak yang besar, sehingga Direktorat Jenderal Pajak sebaiknya memiliki orang penting yang dapat memotivasi sesama pegawai. Kedua, self-efficacy dapat diraih dengan melatih pegawai dan membuat rekrutmen yang baik. Ketiga, e-learning sebaiknya menyediakan akses informasi yang cepat.
Cite
CITATION STYLE
Tendroutomo, B. W. (2020). PENGARUH FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL APLIKASI TERHADAP E-LEARNING OUTCOMES DIREKTORAT JENDERAL PAJAK. ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal, 1(4). https://doi.org/10.22146/abis.v1i4.59375
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.