Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jaringan sosial dalam konteks pembentukan brand awareness dan adopsi inovasi melalui media sosial, dengan fokus pada video kampanya "Don't Know, Kasih No!" oleh Bank Central Asia (BCA). Dua jaringan, yaitu Name Network dan Chain Network, dieksplorasi menggunakan metode analisis jaringan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua jaringan memiliki karakteristik yang serupa dalam hal hubungan antar node yang relatif jarang dan tidak adanya hubungan timbal balik antar node. Namun, terdapat perbedaan dalam struktur jaringan tersebut. Name Network memiliki diameter yang lebih besar dan modularity yang lebih tinggi, menandakan adanya segmentasi yang lebih kuat dalam jaringan tersebut. Di sisi lain, Chain Network memiliki tingkat centralization yang lebih tinggi, menunjukkan adanya konsentrasi kekuatan pengaruh pada beberapa node tertentu dalam jaringan. Temuan ini memberikan wawasan yang berharga dalam memahami pola interaksi antara anggota jaringan dalam konteks pembentukan brand awareness dan adopsi inovasi melalui media sosial, dengan memberikan perhatian khusus pada dampak dari video kampanye "Don't Know, Kasih No!" yang diluncurkan oleh Bank Central Asia (BCA).
Cite
CITATION STYLE
Hidayat, I. S., Wulandari, T. A., Adilla, M., & Pratama, R. (2024). Analisis Jejaring Sosial Terhadap Keberhasilan Kampanye “Don’t Know?, Kasih No!” oleh Bank Central Asia. Digital Transformation Technology, 4(1), 147–156. https://doi.org/10.47709/digitech.v4i1.3761
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.