RESPONS SUHU PERMUKAAN LAUT DAN KLOROFIL-A TERHADAP KEJADIAN ENSO DAN IODM DI WILAYAH INDO-PASIFIK TROPIS

  • Putra A
  • Atmadipoera A
  • Pariwono J
N/ACitations
Citations of this article
65Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Fenomena anomali laut-atmosfer antar-tahunan dari El Nino Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole Mode (IODM) di wilayah Indo-Pasifik Tropis memberikan dampak pada ekosistem laut, hidrologi dan variabilitas iklim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola spasial dan variabilitas temporal suhu permukaan laut (SPL) dan klorofil-a permukaan (Chl-a) terkait dengan ENSO dan IODM di Indo-Pasifik Tropis. Data deret waktu bulanan dari tahun 1980-2017 (37 tahun) diperoleh dari pusat data global, dan dianalisis menggunakan metode empirical orthogonal function (EOF). Hasil penelitian menunjukkan nilai tiga terbesar pertama dari SPL (Chl-a) menjelaskan 81,7% (76%) dari total explained variance. Struktur spasial SPL mode-1 (56%) membentuk seperti dua kutub asimetris antara timur dan barat Pasifik Tropis dengan pola yang berbeda di lepas Pantai Peru. Pola ini diduga berhubungan dengan tahun normal atau La Nina. Selanjutnya, kondisi EL Nino dan IODM diduga tergambarkan oleh SPL mode-2 (19%), dengan fase negatif dominan di atas ekuator Pasifik dan menghilangnya area upwelling di lepas Pantai Peru.

Cite

CITATION STYLE

APA

Putra, A. P., Atmadipoera, A. S., & Pariwono, J. I. (2020). RESPONS SUHU PERMUKAAN LAUT DAN KLOROFIL-A TERHADAP KEJADIAN ENSO DAN IODM DI WILAYAH INDO-PASIFIK TROPIS. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kelautan Tropis, 12(1), 167–182. https://doi.org/10.29244/jitkt.v12i1.30693

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free