Evaluasi Kesesuaian Kawasan Perdagangan dan Jasa Menggunakan Spatial Multi Criteria Evaluation (SMCE) di Kota Bandar Lampung

  • Hanidya F
  • Indira I
  • Musrah N
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
18Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Bandar Lampung merupakan wilayah strategis untuk dikembangkan menjadi kawasan perdagangan dan jasa, dimana arahan pola ruangnya telah dilaksanakan. Timpangnya kondisi eksisting dan ideal suatu kawasan menjadi masalah umum yang ditemukan, sehingga perlu dilakukan kajian mengenai evaluasi kesesuaian kawasan perdagangan dan jasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian serta alternatif kawasan perdagangan dan jasa di Kota Bandar Lampung. Metode yang digunakan adalah SMCE dengan teknik weighted overlay menggunakan empat variabel, yaitu jarak dari jalan, jarak dari permukiman, lereng dan jarak dari sungai. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesesuaian kawasan perdagangan dan jasa di Kota Bandar Lampung dari model SMCE yaitu seluas 6.040,83 Ha atau 33,89% dari total wilayah Kota Bandar Lampung. Kemudian diperoleh alternatif kawasan perdagangan dan jasa seluas 2.451,91 ha atau 13,76% di utara dan pusat Kota Bandar Lampung. Wilayah yang memenuhi kriteria antara lain dekat dengan akses jalan dan permukiman, berada pada wilayah yang datar, serta jauh dari sungai.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hanidya, F. S., Indira, I., Musrah, N. A., & Wibowo, A. (2024). Evaluasi Kesesuaian Kawasan Perdagangan dan Jasa Menggunakan Spatial Multi Criteria Evaluation (SMCE) di Kota Bandar Lampung. Geomedia Majalah Ilmiah Dan Informasi Kegeografian, 22(2), 276–286. https://doi.org/10.21831/gm.v22i2.55678

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free