Abstract
Penelitian ini menganalisis pemanfaatan aplikasi Notion oleh mahasiswa dalam mendukung kemandirian belajar (self-regulated learning). Mengingat kompleksitas fitur aplikasi produktivitas, penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan embedded mixed-method. Partisipan terdiri dari lima mahasiswa yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang diadaptasi dari Motivated Strategies for Learning Questionnaire (MSLQ) dan diperdalam melalui wawancara serta observasi dashboard. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Notion berasosiasi dengan tingkat motivasi dan kedisiplinan belajar mahasiswa yang lebih tinggi. Fitur seperti to-do list dan pengingat terbukti efektif untuk perencanaan serta pemantauan waktu. Namun, temuan mengungkap kendala pada aspek pengorganisasian materi di mana mahasiswa kesulitan mengoptimalkan fitur database yang kompleks karena keterbatasan literasi digital teknis. Simpulan studi ini menegaskan bahwa aplikasi Notion memiliki potensi sebagai salah satu komponen Personal Learning Environment (PLE), namun membutuhkan pendampingan teknis di awal masa perkuliahan agar fungsinya tidak sekadar menjadi buku catatan digital biasa.
Cite
CITATION STYLE
Hanun, N., Qomario, Q., Utama, A. H., & Dewi, L. K. (2026). Pemanfaatan Aplikasi Notion sebagai Pendukung Kemandirian Belajar Mahasiswa. Paedagogie, 21(1), 909–916. https://doi.org/10.31603/paedagogie.v21i1.16256
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.