TREN PENGEMBANGAN ILMU DI UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA

  • Muslih M
N/ACitations
Citations of this article
169Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak Pergumulan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dalam diskursus integrasi keilmuan, berujung pada pembangunan paradigma keilmuan yang berciri-khas, yaitu integrasi-interkoneksi. Satu dasawarsa berjalan, universitas itu telah mengembangkan tradisi akademik baru, yang ditandai dengan pola pengembangan bidang penelitian dan produk-produk karya ilmiah sivitas akademikanya. Artikel ini mengungkap pengembangan keilmuan sebagaimana ditunjukkan pada karya dosen-dosennya. Dengan perspektif filsafat ilmu, kajian ini melihat implementasi paradigma UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada tataran pola pengembangan ilmu. Oleh karena itu, objek kajiannya adalah buku-buku karya dosen melalui metode survei kritis, satu model penelitian dengan melakukan pembacaan, memahami maksud, membandingkan dan mengindentifikasi aspek-aspek tertentu dalam kerangka pembacanya. Secara umum, karya-karya dosen bercorak memperkokoh, mengembangkan, dan mem-breakdown paradigma keilmuan yang dikembangkannya. Meski demikian, ada beberapa karya yang merupakan penerapan dari empat model aplikasi pengembangan keilmuan, yaitu komplementasi, konfirmasi, kontribusi, dan komparasi. Pola ini ternyata menempatkan al-Qur'an dan al-Sunnah pada posisi yang sejajar dengan konsep, teori, dan temuan sains, padahal hingga di bangunan paradigma "spider web"-nya, kedua sumber itu berposisi sebagai "sentral keilmuan".

Cite

CITATION STYLE

APA

Muslih, M. (2017). TREN PENGEMBANGAN ILMU DI UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA. Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman, 12(1). https://doi.org/10.21274/epis.2017.12.1.103-139

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free